Rabu, 29 April 2026

HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan Gelar Workshop Dua Hari Wujudkan PAUD Digital Tanpa Kehilangan Karakter

 


PASURUAN – Dalam upaya memperkokoh kualitas pendidikan anak usia dini di tengah arus percepatan teknologi, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Pasuruan menggelar workshop strategis bertajuk Transformasi Pembelajaran melalui Growth Mindset & Digitalisasi Pembelajaran.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 28-29 April 2026, bertempat di Hotel Tretes View, Prigen, ini diikuti oleh tidak kurang dari 632 pendidik PAUD se-Kabupaten Pasuruan. Antusiasme tinggi terlihat dari sistem gelombang yang diterapkan; sebanyak 307 peserta hadir pada hari pertama, disusul 325 peserta pada hari kedua.

Apresiasi dari Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, S.Sos., MM, secara langsung membuka acara dan memberikan apresiasi mendalam. Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa era digital menuntut pendidik untuk beradaptasi secara fundamental.

"Transformasi pendidikan tidak semata tentang perangkat keras. Lebih dari itu, ini tentang pola pikir (growth mindset). Guru PAUD di Pasuruan harus melek digital, namun tetap hangat dalam mendidik," tegas Tri Krisni Astuti di hadapan para peserta.

Narasumber: Digitalisasi Adalah Instrumen, Bukan Pengganti

Senada dengan hal tersebut, tokoh pendidikan Suwarti, S.Pd,AUD, M.Pd., menekankan bahwa guru tidak perlu khawatir tergantikan oleh mesin. Menurutnya, digitalisasi bersifat sebagai alat bantu interaktif.

“Kita harus keluar dari zona nyaman. Aplikasi dan gawai bukan untuk menggantikan peran guru, melainkan untuk membuat materi lebih mudah diserap oleh anak usia dini,” jelas Suwarti.

Ketua Himpaudi: Antusiasme Guru PAUD Luar Biasa

Ketua Himpaudi Kabupaten Pasuruan, Khoiriyah, S.Pd, M.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas partisipasi aktif para anggota. Pembagian dua gelombang dilakukan demi menjaga efektivitas materi.

"Total 632 pendaftar adalah angka yang luar biasa. Ini membuktikan guru PAUD di Pasuruan haus akan inovasi," ujar Khoiriyah.

Sementara itu, Suhadak, S.Ag., turut memberikan pandangan mendalam terkait ekosistem digital di lembaga PAUD. Menurutnya, transformasi pembelajaran tidak akan berjalan optimal tanpa pendampingan struktural dari pimpinan.

"Pembelajaran digital yang mendalam bukan sekadar mengenalkan gawai kepada anak. Ini tentang bagaimana guru menyusun konten interaktif yang bermakna. Dan itu tidak bisa dibiarkan berjalan sendiri. Kepala lembaga harus turun langsung melakukan supervisi kelas secara rutin, memastikan metode digital yang digunakan tepat sasaran dan tidak keluar dari koridor pendidikan karakter," tegas Suhadak.

Ia menambahkan bahwa kepala lembaga wajib menjadi role model dalam adaptasi teknologi, karena tanpa supervisi yang kuat, dikhawatirkan proses belajar digital hanya berjalan setengah-setengah atau sekadar formalitas

Seperti pesan terakhir yang disampaikan di akhir sesi, menjadi guru PAUD adalah memulai segalanya dari awal. Bukan untuk terlihat hebat, tetapi untuk menjadi pondisi yang kokoh di bawah sadaran kecil anak-anak Pasuruan. Workshop ini ditutup dengan harapan: semoga para guru pulang bukan hanya dengan aplikasi baru di gawai mereka, tetapi dengan semangat baru di dada mereka.

Transformasi digital hanyalah jalan. Sentuhan tulus seorang gurulah yang menjadi tujuannya.

HIMPAUDI Jayaaa.. Pasuruan Bangkit Bersama Kita Bisa ..!!




Sabtu, 09 Agustus 2025

Workshop Kurikulum Satuan PAUD dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Sukses Digelar oleh PD HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun HIMPAUDI ke-20, Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Pasuruan menyelenggarakan Workshop Kurikulum Satuan PAUD dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Kegiatan ini dihadiri oleh 795 peserta, terdiri dari pendidik, pengelola, dan tenaga kependidikan PAUD se-Kabupaten Pasuruan, yang berlangsung selama 2 hari di Hotel Tretes View.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Ibu Tri Krisni Astuti, S.Sos., M.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan peningkatan kompetensi pendidik PAUD ini. “Workshop ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya. Beliau juga turut mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun HIMPAUDI ke-20 dan berharap organisasi ini terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.

Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan, Ibu Khoiriyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT HIMPAUDI ke-20“Melalui workshop ini, kami berharap para pendidik PAUD dapat menguasai kurikulum dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) untuk menciptakan generasi emas yang berkualitas,” tegasnya.

Workshop ini menghadirkan pemateri kompeten di bidang PAUD dan memberikan pelatihan praktis dalam pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan anak. Peserta terlihat antusias mengikuti seluruh sesi, yang diharapkan dapat berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Pasuruan.


Suksesnya Workshop Kurikulum PAUD: Kolaborasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini yang Lebih Baik

Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan telah sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Satuan PAUD dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kompetensi pendidik PAUD. Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT HIMPAUDI ke-20 ini diikuti oleh 795 peserta dengan semangat belajar yang tinggi.

Ibu Tri Krisni Astuti, S.Sos., M.M., selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, dalam pembukaan acara menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran PAUD“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi masa depan bangsa. Dengan pendekatan pembelajaran mendalam, kita bisa menciptakan proses belajar yang lebih bermakna bagi anak,” ungkapnya.

Ibu Khoiriyah, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang untuk memperkuat pemahaman pendidik dalam menyusun kurikulum berbasis deep learning“Kami ingin para guru PAUD tidak hanya mengajar, tetapi juga memahami bagaimana anak belajar secara mendalam,” jelasnya.

Selama dua hari, peserta mendapatkan materi intensif, diskusi interaktif, dan praktik penyusunan kurikulum. Diharapkan, hasil dari workshop ini dapat diaplikasikan langsung di satuan PAUD masing-masing, sehingga pembelajaran anak usia dini di Kabupaten Pasuruan semakin berkualitas.

“Semoga sinergi antara HIMPAUDI, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan PAUD terus terjalin untuk mewujudkan pendidikan anak usia dini yang holistik dan integratif,” pungkas Ibu Khoiriyah.

Selamat Hari Ulang Tahun ke-20 HIMPAUDI! Terus berkarya untuk PAUD Indonesia khususnya untuk paud Kabupaten Pasuruan!



Rabu, 02 Juli 2025

Lomba Desain Batik PAUD Kabupaten Pasuruan Sukses Digelar, Tampilkan Kreativitas Guru PAUD Se-Kabupaten

 Purwodadi, Kab. Pasuruan – 02 Juli 2025

Dalam rangkaian perayaan HUT HIMPAUDI ke-20, HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan sukses menyelenggarakan Lomba Desain Batik PAUD pada tanggal 02 Juli 2025. Kegiatan yang bertempat di Wisata Pancar Air, Kec. Purwodadi ini diikuti oleh 24 peserta perwakilan dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Tujuan utama lomba ini adalah untuk menciptakan desain batik yang akan digunakan sebagai baju seragam anak PAUD di Kabupaten Pasuruan, sekaligus mengapresiasi kreativitas pendidik PAUD.

Semangat Kolaborasi dan Kreativitas

Acara dibuka dengan sambutan dari  Bapak Sugiarto salah satu Anggota DPRD Kab. Pasuruan dan Bapak Suhadak selaku Ketua IPI Kab. Pasuruan, yang menekankan pentingnya inovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini. "Desain batik ini tidak hanya menjadi seragam, tetapi juga simbol kebanggaan dan identitas PAUD Kabupaten Pasuruan," ujarnya.

Para peserta lomba, yang terdiri dari guru dan tenaga pendidik PAUD, menunjukkan antusiasme tinggi dalam menciptakan motif batik yang unik, edukatif, dan mencerminkan kearifan lokal Pasuruan. Proses lomba berlangsung selama 3 jam, dengan penilaian berdasarkan orisinalitas, kesesuaian tema, dan estetika.

Pengumuman Pemenang dan Hadiah

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, dewan juri yang terdiri dari praktisi batik dan seniman lokal akhirnya menetapkan pemenang sebagai berikut:

  1. Juara 1: Kecamatan Rembang

  2. Juara 2: Kecamatan Sukorejo

  3. Juara 3: Kecamatan Gempol

Juara Harapan:

  1. Harapan 1: Kecamatan Puspo

  2. Harapan 2: Kecamatan Tosari

  3. Harapan 3: Kecamatan Prigen

Seluruh pemenang akan menerima trophy, sertifikat, dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas karya mereka pada kegiatan Puncak HUT HIMPAUDI Ke- 20


Desain Pemenang Akan Dijadikan Seragam Resmi PAUD

Desain dari Juara 1 akan digunakan sebagai seragam anak PAUD se-Kabupaten Pasuruan, sekaligus menjadi warisan budaya yang memperkenalkan batik sejak dini kepada anak-anak.

Penutup
Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kolaborasi antar kecamatan tetapi juga menjadi wadah pengembangan potensi pendidik PAUD. "Kami berharap lomba ini dapat maksimal dalam menampilkan kreativitas guru PAUD yang terus memajukan pendidikan dan budaya di Pasuruan," tutur Ibu Khoiriyah Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pasuruan.




Kamis, 19 Juni 2025

LAGU LAGU PERJUANGAN HIMPAUDI

 LAGU LAGU PERJUANGAN HIMPAUDI

Sabtu, 11 Januari 2025

TENTANG HIMPAUDI KECAMATAN PURWODADI

WEBSITE RESMI HIMPAUDI KECAMATAN POHJENTREK







KONTAK

NO TELP / WA : 08563685235 - 082233555295
ALAMAT           : Perum New Citra Perzada Regency Blok F NO. 3-4 Desa Rembang Kec. Rembang Kab. Pasuruan
Email                 : laskarhimpaudikabpas@gmail.com
FB                      : HIMPAUDI KAB. PASURUAN
IG                       : himpaudikabpas